Cara Budidaya Tomat Di Rumah

Di Budidaya 305 views

Olpinhoopes – Jika Anda memiliki sedikit lahan di pekarangan rumah, Anda bisa memanfaatkannya untuk cara budidaya tomat. Tomat merupakan salah satu bahan masakan yang bagi sebagian orang wajib ada. Bisa dicampur ke dalam rebusan sayur atau juga sebagai campuran berbagai jenis sambal.

Tomat merupakan buah yang memiliki ragam manfaat bagi kesehatan tubuh terutama organ jantung. Mengonsumsi tomat secara rutin dapat memenuhi asupan tubuh akan beberapa zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Tomat bisa tumbuh di mana saja. Anda cukup menyebar biji-bijinya di atas tanah atau membuat sedikit lubang untuk menanamnya, maka beberapa hari kemudian, tunas pohon tomat sudah terlihat. Namun, untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, tanaman ini membutuhkan media tanam yang tidak sembarangan.

Menanam tomat di pekarangan rumah Anda tentu memiliki banyak manfaat. Anda tidak perlu repot ke warung atau pasar untuk bisa memiliki buah ini. Begitu juga jika Anda suatu waktu ingin menikmati jus tomat, tinggal petik, olah, dan siap dihidangkan dan diminum.

Lahan sempit tidak akan menjadi masalah besar untuk cara budidaya tomat. Anda bisa menyediakan polybag atau pot kecil untuk mulai menanam pohon ini. Anda hanya perlu beberapa langkah dan nantinya Anda bisa memiliki kebun tomat sendiri.

1. Alat dan Bahan

Anda sediakan polybag atau pot berukuran sedang yang memiliki lubang di bawah agar air bisa mengalir ke luar dengan bebas. Anda juga bisa memanfaatkan ember, kaleng, atau plastik bekas yang berukuran sedang sebagai pengganti wadah menanam. Dengan begitu, ketiga bahan di atas bisa Anda manfaatkan dengan baik dan mengurangi sampah rumah tangga Anda.

Selanjutnya, Anda menyiapkan media tanam untuk bibit tomat. Sediakan tanah subur, pupuk kompos atau pupuk kandang, dan arang sekam. Campurkan semua bahan lalu biarkan beberapa hari agar unsur mineral dan unsur lain yang bermanfaat bagi benih menyatu dengan tanah.

Dalam memilih benih, sebaiknya Anda membeli langsung kepada petani tomat. Biasanya mereka memiliki benih dengan kualitas unggul. Berhati-hatilah dalam memilih benih karena hal ini merupakan bagian terpenting untuk memperoleh hasil yang maksimal.

2. Peyemaian Benih

Benih-benih yang digunakan dalam cara budidaya tomat Anda bisa semai pada media semai yang terdiri dari tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Lindungi benih tersebut dari paparan sinar matahari dan air hujan secara langsung. Lakukan penyiraman secara rutin setiap hari.

Anda bisa menambahkan pupuk kompos atau pupuk buatan pabrik setelah 14 hari untuk merangsang pertumbuhan benih menjadi lebih cepat. Jika usia benih sudah mencapai satu bulan, Anda sudah bisa memindahkannya ke media tanam yang Anda persiapkan sebelumnya.

3. Penanaman dan Perawatan

Anda harus berhati-hati memindahkan tomat dari media semai ke media tanam karena akar tomat yang masih lunak. Sebaiknya Anda memindahkan tanaman tersebut bersama dengan tanah yang menyertai akar tomat pada media semai sehingga akar tomat tersebut tidak rusak atau patah.

Selanjutnya lakukan penyiraman secara rutin, maksimal dua kali dalam sehari. Jangan lupa untuk memberikan pupuk secara berkala.

3. Panen

Tomat sudah bisa dipanen atau dipetik ketika sudah berusia lebih kurang seratus hari. Jika buah sudah berwarna hijau kekuning-kuningan, tomat Anda sudah boleh dipanen. Buah tomat yang matang sempurna adalah jika warnanya sudah merah secara merata.

Jika Anda memiliki lahan sempit, jangan takut untuk mencoba cara budidaya tomat diatas. Anda bisa menikmati dan memetik atau memanen tomat di kebun Anda sendiri. Tomat yang dikonsumsi pun berupa buah segar yang rasanya tentu lebih manis dan menyegarkan tubuh. Selamat mencoba.

author
Penulis: 
No related post!

Komentar ditutup.

Baca Juga×

Top