Cara Menghitung Harga Jual Mobil Bekas

Di Otomotif 433 views

Olpinhoopes – Punya mobil tak terpakai? Mau jual tapi bingung cara menentukan harganya? Gak perlu khawatir lagi, pada artikel ini kamu akan tahu bagaimana cara menghitung harga jual mobil bekas.

Salah satu masalah orang ketika ingin menjual mobilnya adalah bingung menentukan harga yang sesuai. Tentu saja kalau kamu memasang harga yang terlalu murah, bisa saja nantinya malah menyesal. Atau kalau harganya kemahalan, pasti lama lakunya.

Oleh karena itu penting untuk menghitung harga mobil bekas yang mau kamu jual terlebih dahulu. Langsung saja simak cara menghitung harga jual mobil bekas berikut ini.

1. Kelengkapan Dokumen

Cara menentukan harga mobil bekas yang pertama adalah dengan mengecek kelengkapan dokumen mobil. Pastikan kamu masih punya semua dokumen-dokumennya. STNK dan BPKB merupakan dua surat penting yang perlu diperhatikan.

Pada STNK, periksa apakah pajaknya sudah dibayar atau belum. Semakin panjang jatuh tempo pajak pada STNK, maka semakin mahal juga jadinya harga mobil yang mau kamu jual. Tentu mobil bekas dengan dokumen yang masih lengkap bisa mendongkrak harga jualnya.

2. Kondisi Mobil

Hal yang pertama kali dilihat oleh mata kita ketika melihat mobil adalah kondisinya. Oleh karena itu harga jual mobil juga dipengaruhi oleh kondisi mobil itu sendiri.

Lakukanlah perawatan rutin di bengkel-bengkel resmi agar menjaga kondisi mobil kamu supaya harganya tidak turun drastis. Kondisi mobil yang prima membuat harganya tetap stabil dan tidak terlalu turun.

Hal ini penting dilakukan supaya mobil terlihat layak pakai dan gres. Meski pada awalnya membutuhkan biaya perawatan atau perbaikan, tapi ini demi mempertahankan harga jualnya. Mobil berkondisi baik bisa dijual lebih mahal sehingga kamu bisa lebih untung.

3. Cek Depresiasi

Mengecek depresiasi atau penurunan harga bisa membantu kamu dalam menghitung harga jual mobil. Umumnya, kalau kamu beli mobil baru atau menjadi tangan pertamanya, maka depresiasi harganya berada di angka 15 sampai 25 persen. Sementara itu, penurunan harga mobil bekas malah bisa lebih rendah lagi.

Kamu bisa mencari tahu lebih lanjut lagi soal menghitung depresiasi mobil di internet.

4. Tahun Pembuatan

Tahun pembuatan juga dapat mempengaruhi harga jual sebuah mobil. Semakin mudah tahun pembuatannya, maka semakin mahal harganya. Hal ini sesuai dengan soalan depresiasi yang sudah dibahas di atas.

Karena semakin banyak mobil baru yang dibuat, maka semakin turun juga harga mobil sebelumnya yang dikeluarkan oleh pabrik. Selain itu, mobil yang keluar lebih baru biasanya membawa berbagai fitur dan model baru pula yang dapat menaikkan harganya.

5. Mengecek Harga Kompetitor

Cara terakhir untuk menghitung harga jual mobil bekas adalah dengan mengecek harga kompetitor. Biasanya mobil selalu memiliki kompetitor pada segmennya masing-masing. Harga kompetitor ini adalah harga yang ditawarkan oleh tiap-tiap kelas mobil sejenis.

Kalau kamu benar-benar bingung dan malas menghitung harga mobil yang mau kamu jual sendiri, kamu bisa mengecek harga yang ditawarkan oleh kompetitor. Pastikan kamu juga menyesuaikan bahwa mobil kompetitor kamu satu kelas atau tipe dengan mobil yang kamu jual. Harga-harga kompetitor biasanya tidak jauh beda.

Dari situ kamu sudah bisa mendapat gambar harga pasaran mobil yang kamu miliki. Selanjutnya kamu bisa sesuaikan lagi dengan parameter-parameter di atas untuk menentukan harga final-nya.

Kamu bisa menggunakan layanan Seva mobil bekas untuk mendapatkan dan menjual mobil bekas. Di sana ada juga layanan “Jual Mobil Saya” yang bisa kamu gunakan untuk menjual mobil kamu. Begitulah cara menghitung harga jual mobil bekas.

author
Penulis: 
No related post!

Komentar ditutup.

Baca Juga×

Top